TILIK
IMOGIRI
Oleh Maria Meidiatami Kira
‘SELAMAT DATANG DI MAKAM RAJA-RAJA.’
“Pak, di sini tempat parkirnya, ya?”
tanya mama saya, dari kemudi mobil.
Seorang lelaki
mendekat. Baju tradisional Jawa-nya berwarna hijau. Ia memakai jarik, kain batik panjang yang
dilingkarkan di pinggang sebagai bawahan. Ia mengenakan blangkon, semacam topi, khas Jawa. Kulitnya sawo matang. Keriput ada
di bagian mata dan sekitar pipinya.
“Bisa. Tapi dari sini masih naik lagi.
Jauh,” katanya.
“Mobil bisa naik nggak ke sana?”
“Bisa. Mari, saya antar,” ujar lelaki itu
dengan logatnya yang halus dan medhok.
Ia mengambil sepeda motor tuanya. Mulai memandu.
Naik…
Naik…
Ke
puncak (bukit) gunung…
Tinggi…
Tinggi
sekali…


