^^

I am....

Foto saya
Yogyakarta, DIY, Indonesia
I live Journalistic, I speak Music, I write Paintings, I breath Words. Find me on Instagram as tamikira ! :)
Diberdayakan oleh Blogger.

I love my dad

I love my dad

I love my Mom

I love my Mom



Selasa, 30 April 2013

ITULAH CERITA SI PENGASUH


ITULAH CERITA SI PENGASUH

Oleh Maria Meidiatami Kira



Timang-timang anakku sayang,
cepatlah tidur, janganlah nakal….
Timang-timang anakku sayang,
mimpi yang indah, nyenyakkan tidurmu….

            Sayup-sayup angin dingin, berbisik, menghantarkan suara girang para bocah sore itu, kepada Ningsih. Engsel ayunan berderit, menemani tawa ceria para balita yang ditemani pengasuhnya. Begitu pula yang dilakukan seorang ibu berusia 30 tahun itu, sehari-hari.
            Rambutnya tipis, hitam, diikat satu. Wajahnya belum berkerut. Lesung pipit di kedua pipinya menjadi saksi bisu suka-duka hidup. Kulitnya sawo matang, sebagian karena terik matahari. Tubuhnya mungil, kurus. Bajunya rapi. Biru muda. Pakaian khas pengasuh.

Sabtu, 13 April 2013

I'm (Not) Ellie Fredricksen

Ellie. (I was just coloring her) ^^

Ellie Fredricksen: an extraordinary girl, a stranger, an explorer, a best friend, a wife, the loved one.

Kamis, 21 Maret 2013

Lagu Lama


Oleh Maria Meidiatami Kira

Kalau orang tanya “mengapa”, aku jawab “karena”.
Kalau orang tanya “kapan”, aku jawab “ya nantilah”.
Kalau orang tanya “siapa”, aku jawab………..

***

Ngeeek. Krek. Krek. Krek.

Jaket merah tergantung di pojok kamar. Meja belajar ramai: spidol mejikuhibiniu, buku gambar A3, pensil warna, papan tulis mini, beberapa buku catatan, jam weker putih, laptop, HP.

Selasa, 19 Maret 2013

"JADI, PALING ENAK ITU JADI WIRAUSAHA!"


“JADI, PALING ENAK ITU JADI WIRAUSAHA!”

Maria Meidiatami Kira
(11140110018)



Oi, minggir….minggir….kasih jalan!” ujar lelaki di depan saya.
Lengannya besar namun tidak kekar. Kemejanya hitam. Celana panjangnya dari kain. Hitam.
Siapa sosok yang dijaganya? Ya. Tentu saja. Tubuhnya kurus. Kulitnya sawo matang. Kemeja putih lengan panjang. Senyum lebar menampakkan gigi putih yang tidak terlalu rapi. Ia Gubernur DKI, Jokowi.
            Baris keempat dari depan panggung, paling ujung, di sana kursi tempat saya duduk. Riuh rendah peserta yang datang hari itu menghantar sang Gubernur. Saya beruntung, saat itu.

Jokowi lewat! Beliau dekat tapi dijaga ketat. Duh! Salaman gak, ya? Salaman gak, ya?

Selasa, 26 Februari 2013

Dinding Bersuara di Kenya


DINDING BERSUARA DI KENYA

Oleh Maria Meidiatami Kira
(Sumber : Kenya Rising by Karen Moyo)

            Lembaran kertas yang tak lagi mulus dan penuh coretan pembetulan itu diambil oleh seorang lelaki berambut gimbal dengan gelang biru di tangan kanannya.  Political assasinations, land grabbing, tribal clashes, ethnic cleansing, drug dealing, dan lain sebagainya adalah tulisan jelas yang tertera di atas kertas itu.
            Ini adalah sebuah cerita tentang Kenya. Negara ini memiliki penguasa yang kejam. Ya, mereka adalah orang-orang anggota Parlemen. Mereka rakus. Penguasa di sini makan dari pajak yang dibayar penduduk, memerkosa para ibu, merampas tanah rakyat. Warga Kenya hidup dengan biaya di bawah satu dolar setiap harinya. “Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat siapa penguasa-penguasa itu lewat seni. Supaya mereka tahu. Kami bisa melawan untuk mendapatkan kembali Negara ini.”

Rabu, 02 Januari 2013

White Horse (cover)

http://www.youtube.com/watch?v=I1KzbauBDag


nyanyi-nyanyi di waktu senggang. saya, Tami, yang nyanyi. kalo yang main gitar, namanya Andrew. udah lama kami dan temen2 pingin cover lagu. akhirnya kesampean juga. ahahaha. tapi, hari itu udah menjelang liburan, jadi temen2 pada gabisa ikutan heboh-heboh nge-cover lagu. ahahaha. walau cuma berdua, semoga kehebohan itu gak hilang *apasih* ahahahaha

Minggu, 28 Oktober 2012

I('m)ndonesia

Prihatin deh sama Indonesia zaman sekarang. Kemerdekaan yang dulunya diperjuangin susah-susah, sekarang cuma dikenang jadi peringatan sehari.



Bahkan hari ini, Sumpah Pemuda, maknanya udah gak sama lagi dengan peringatan yang dulu-dulu.