RSK Dr. Sitanala ini dulunya adalah rumah sakit kusta terbesar di Asia. Banyak pasien berasal dari luar negeri, seperti India, salah satunya. Kini, negara-negara yang dulunya mengirimkan pasien ke RSK Dr. Sitanala, sudah memiliki rumah sakit kustanya sendiri.
Zaman makin maju dan pengobatan-pengobatan dilakukan kepada penderita kusta. Jumlah penderita yang ada di Indonesia, khususnya di Sitanala sudah jauh menurun.
Dulu, sekitar seratus penderita kusta masuk rumah sakit tiap harinya. Dalam waktu sebulan, ada 1200 lebih pasien yang dirawat di sana.
Rata-rata yang menderita penyakit akibat bakteri Mycobacterium leprae ini berasal dari daerah pesisir dan pegunungan, serta berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah. Mengapa?
Rabu, 05 Juni 2013
Minggu, 02 Juni 2013
Kusta Tidak Nista, Kawan. (2)
"Mereka gak pernah dikunjungi orang lain. Jadi, kalo kalian ke sana (ruang rawat pasien kusta), mereka pasti senang sekali," kata seorang perawat yang sudah lama mengabdi di sana. Ibu Elisabet namanya.
Pasien-pasien penderita kusta ini hanya menghabiskan hari-hari mereka di rumah sakit saja. Di dalam ruang perawatan yang lluas, berjajar tempat tidur-tempat tidur, kira-kira ada dua belas, untuk mereka tidur. Di Seruni, hanya ada empat pasien yang masih menjalani perawatan. Dan ruangan ini dikhususkan untuk pasien perempuan.
Pasien-pasien penderita kusta ini hanya menghabiskan hari-hari mereka di rumah sakit saja. Di dalam ruang perawatan yang lluas, berjajar tempat tidur-tempat tidur, kira-kira ada dua belas, untuk mereka tidur. Di Seruni, hanya ada empat pasien yang masih menjalani perawatan. Dan ruangan ini dikhususkan untuk pasien perempuan.
Sabtu, 01 Juni 2013
Kusta Tidak Nista, Kawan. (1)
Sabtu ini mendung. Matahari murung. Hanya semangat dan doa yang saya junjung. Bersama teman-teman, Intan dan Mando, saya menelusur jalanan "baru". Sekitar 45 menit perjalanan menuju Rumah Sakit Kusta Dr. Sitanala itu.
Rumah sakit itu nampak kuno, namun ada kesan modern. Warnanya hijau muda, dan bangunannya berbentuk khas Belanda. Halaman luas membuat kami menelusur jalanan rumah sakit itu dengan mengendarai motor.
Selasa, 21 Mei 2013
Cast Away
Film drama tentang kehidupan menyendiri dan lumayan ngeri. Harus menghadapi kenyataan bahwa ia hidup di suatu pulau, seorang diri, Chuck Noland (seorang yang bekerja di FedEx), selamat dari sebuah kecelakaan maut. Pesawat FedEx yang ditumpanginya jatuh di Samudera (..........). Di hari itu, ia meninggalkan kekasihnya, Kelly, dan berjanji akan kembali pada malam tahun baru.
Ia tiba saat pagi hari di sebuah pulau tak berpenghuni. Hanya dirinya, perahu karet, beberapa paket FedEx, dan nasib yang mujur.
Ia tiba saat pagi hari di sebuah pulau tak berpenghuni. Hanya dirinya, perahu karet, beberapa paket FedEx, dan nasib yang mujur.
Selasa, 14 Mei 2013
Balada Penjual Pastelia
BALADA PENJUAL PASTELIA
Oleh
Maria Meidiatami Kira
“Gua jatoh dari motor kayak gayanya Superman!” suara nyaring
itu terdengar menggebu di kelas.
“Berarti
lu gak jua……..”
***
“Aku
hari ini mau sarapan Pastelia aja ah!” dengan muka lusuh yang segar, saya
menentukan menu sarapan.
Greeeek… cekrek…
Kaki melangkah masuk ruang kelas. Kiri. Kanan. Kiri. Kanan. Kiri.
Kanan. Menuju bangku di baris kedua, paling ujung, luar.
Kruyuuuk…
Selasa, 07 Mei 2013
Tilik Imogiri
TILIK
IMOGIRI
Oleh Maria Meidiatami Kira
‘SELAMAT DATANG DI MAKAM RAJA-RAJA.’
“Pak, di sini tempat parkirnya, ya?”
tanya mama saya, dari kemudi mobil.
Seorang lelaki
mendekat. Baju tradisional Jawa-nya berwarna hijau. Ia memakai jarik, kain batik panjang yang
dilingkarkan di pinggang sebagai bawahan. Ia mengenakan blangkon, semacam topi, khas Jawa. Kulitnya sawo matang. Keriput ada
di bagian mata dan sekitar pipinya.
“Bisa. Tapi dari sini masih naik lagi.
Jauh,” katanya.
“Mobil bisa naik nggak ke sana?”
“Bisa. Mari, saya antar,” ujar lelaki itu
dengan logatnya yang halus dan medhok.
Ia mengambil sepeda motor tuanya. Mulai memandu.
Naik…
Naik…
Ke
puncak (bukit) gunung…
Tinggi…
Tinggi
sekali…
Langganan:
Postingan (Atom)
